Mengembangkan Wisata Edukatif Persawahan

  Kamis, 06 Desember 2018   Rizma Riyandi
Ilustrasi Sawah

Di samping bisa menjadi sumber pendapatan dan membuka peluang kerja bagi para warga desa, wisata perdesaan bisa menjadi pendorong bagi warga desa untuk makin meningkatkan kesadaran dan minatnya akan tradisi seni dan budaya warisan leluhur serta lingkungan hidup tempat tinggal mereka.

Aktivitas wisata perdesaan merupakan salah satu bagian dari ekowisata (ecotourism). Secara definisi, wisata perdesaan dapat dimaknai sebagai setiap bentuk aktivitas wisata yang menunjukkan kehidupan perdesaan berikut tradisi seni dan budaya di kawasan perdesaan yang pada gilirannya dapat menguntungkan secara ekonomi maupun finansial bagi warga desa, sekaligus melahirkan interaksi antara para wisatawan dan penduduk desa sehingga mampu memperkaya pengalaman maupun wawasan kedua belah pihak.

Munculnya wisata perdesaan tidak terlepas dari berkembangnya trend permintaan wisata minat khusus sebagai kebalikan dari wisata massal. Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat kelompok wisatawan yang tidak menyukai lagi bentuk-bentuk perjalanan wisata yang umum, tinggal di hotel mewah dan kemudian hilir-mudik mengunjungi objek-objek wisata yang telah dikenal luas. Lebih dari itu, mereka bahkan menolak disebut turis (tourist). Sebaliknya, mereka lebih senang disebut sebagai pelancong (traveller).

Dalam benak mereka, turis lebih dimaknai sebagai orang-orang yang 
selalu mencari kesenangan pribadi dan mengumbar sikap hedonis. Sedangkan traveller lebih mengacu kepada orang-orang yang ingin mencari pengalaman baru dan belajar tentang lingkungan setempat. Dengan demikian, hasrat mereka bukan lagi mencari fasilitas yang serba modern dan atraksi yang bersifat artifisial, melainkan ingin menikmati kebudayaan lokal dan menjalin kontak yang lebih dekat dengan masyarakat setempat (Damanik dan Weber, 2006).

Di sejumlah negara, pengembangan wisata perdesaan menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengembangan industri pariwisata secara keseluruhan. Pengembangan wisata perdesaan ini diyakini dapat memainkan peran penting dalam diversifikasi penyediaan objek daerah tujuan wisata, di samping menaikkan citra kawasan perdesaan, mendorong pertumbuhan ekonomi perdesaan, meningkatkan kelangsungan hidup kawasan perdesaan serta meningkatkan standar kehidupan penduduk perdesaan. 

Selain itu, wisata perdesaan merupakan salah satu wahana yang cocok untuk merevitalisasi kawasan perdesaan, menjamin masa depan perdesaan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan pelestarian tradisi seni dan budaya.  Aktivitas wisata perdesaan menaikkan pula peluang bagi interaksi sosial masyarakat lokal yang secara relatif sering terisolir lantaran hanya tinggal dalam komunitas-komunitas pertanian.

Meskipun demikian, keberhasilan pengembangan wisata perdesaan ini bergantung pada sejauh mana kawasan-kawasan perdesaan mampu memelihara keasrian lingkungan dan kemurnian tradisi seni dan budaya yang dimilikinya sehingga benar-benar mampu menunjukkan kekhasannya. 

Wisata Persawahan

Salah satu produk wisata perdesaan yang dapat dikembangkan di negara kita adalah wisata persawahan. Sebagaimana diketahui, selain sebagai lahan pemasok beras dan ikut mengendalikan banjir, kawasan persawahan -- dengan lanskap yang khas dan elok serta keanekearagaman hayati yang dimilikinya berikut seni tradisi budaya masyarakat di sekitarnya -- dapat menjadi sumber wisata potensial.

Terdapat sejumlah paket wisata menarik, misalnya, yang bisa ditawarkan dalam wisata persawahan ini. Paket wisata itu di antaranya adalah belajar menanam dan memanen padi, memandikan kerbau, membajak sawah, mengail belut (Monopterus albus), menangkap tutut (Pila ampullacea) dan menjala wader (ikan kecil dalam famili Cyprinidae). Paket lainnya yang dapat ditawarkan dalam wisata persawahan adalah kuliner persawahan serta suguhan pertunjukan seni dan budaya yang biasa digelar masyarakat lokal saat hendak menanam padi ataupun saat hendak memanen padi.

Apabila dikelola dan dipasarkan dengan baik, wisata persawahan ini dapat menjadi paket wisata yang sangat atraktif serta unik bagi para wisatawan, lebih-lebih lagi bagi bagi wisatawan mancanegara.

Khusus untuk kalangan anak-anak sekolah, di samping menjadi wahana rekreasi, wisata persawahan dapat menjadi sarana pendidikan dan pengenalan terhadap berbagai aspek lingkungan hidup maupun tradisi budaya leluhur kita di sektor pertanian berikut aneka kearifan lokalnya.

Djoko Subinarto, blogger

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar