Hijrah Care Berbagi Baju Syar'i Lebaran untuk Kaum Duafa

  Rabu, 13 Juni 2018   Fathia Uqimul Haq
Salah seorang penerima donasi baju dari program Hijrah Care. (Fathia Uqim/ayobandung)

KOPO, AYOBANDUNG.COM—Tak semua kaum hawa bisa menggunakan pakaian syar’i. Penyebabnya banyak, salah satunya bisa jadi keterbatasan ekonomi. Padahal, pakaian syar’i disarankan bagi wanita muslim, apalagi di hari Lebaran. Untuk itu, program Hijrah Care milik Komunitas Dakwah dan Sosial hadir membantu para perempuan yang ingin berpakaian syar’i.

Koordinator Kodas Perempuan, Laila Qodar, melihat fenomena miris di kalangan teman-teman mengajinya dengan keterbatasan ekonomi untuk membeli pakaian syar’i. Laila, yang sedari lama, berdagang pakaian syar’i pun akhirnya tergerak untuk membuat gerakan pakaian syar’i dalam program Hijrah Care.

“Saya mengingatkan kepada teman-teman yang mapan dalam ekonomi, kalau sudah membeli satu baju, maka harus keluar dua, tiga, bahkan selusin baju dari lemari,” kata Laila kepada ayobandung, Rabu (13/6/2018).

Sejumlah teman pun akhirnya memberikan baju melalui Laila sebagai wadah pengumpulan donasi pakaian syar’i. Barang yang didonasikan berupa dress, gamis, dan berbagai bentuk lainnya dalam keadaan layak pakai.

“Karena saya juga sering sekali menyortir baju donasi untuk korban banjir, misalnya, tapi kebanyakan baju tersebut banyak yang sobek, tidak layak, kancing lepas, jadi mau bagaimana dipakainya?” kata Laila.

Padahal, kata Laila, memberi barang, apa pun itu harus yang terbaik. Bahkan, tidak sedikit pakaian yang didonasikan adalah baju yang masih baru.

“Ketika saya menyalurkan, banyak yang menangis lantaran bahagia karena punya baju lebaran. Di situ saya sedih karena selama ini kita mudah membeli baju, sedangkan di sekeliling kita masih banyak yang belum bisa membeli baju,” tutur Laila.

Niat baik program Hijrah Care ini membuat salah satu merek baju syar’i Hijabelle menyalurkan baju jualannya untuk diberikan kepada para penerima. Harga baju Hijabelle yang mencapai harga Rp500.000 ke atas dan memiliki model elegan membuat para penerima menangis terharu.

“Katanya mereka seperti mimpi punya baju syar’i yang baru dan bagus, mereka tersenyum dan bahagia,” kata Laila.

Sasaran penerima adalah perempuan yang berhijrah, duafa, dan terkendala biaya. Sebelumnya, pembagian donasi sudah dilakukan pada hari ke 21 Ramadan untuk 50 penerima. Pengiriman didistribusikan melalui kurir, datang langsung ke kantor Hijrah Care Kodas, dan melalui jasa pengiriman paket.

Donasi berupa materi, kerudung, pakaian dress, gamis, baju,atau kerudung syari masih dapat dilakukan. Informasi lengkap dapat dilihat melalui Instagram @hijrah.care.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar