web analytics
Top banner bank bjb
Gapura dan Tugu, Upaya Menata Kota Lama Bandung
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada 14 Mar, 2018 | 19:31 WIB
Gapura dan Tugu, Upaya Menata Kota Lama Bandung
Pekerja menyelesaikan proses pembuatan gerbang atau gapura kawasan kota lama di Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, belum lama ini. Untuk menjaga kemurnian Kota Bandung di masa lampau, Pemkot Bandung berencana untuk melindungi 1.500 bangunan cagar budaya. Irfan (Alfaritsi/ayobandung)

KACAPIRING, AYOBANDUNG.COM -- Bagi masyarakat yang melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Bandung, akan menemukan berbagai sturktur bangunan berbentuk gapura dan tugu yang tersebar di sejumlah titik. Bangunan berwarna putih ini, tampak melintang di jalan raya. 

Begitu juga dengan tugu berwarna putih tampak berada di sejumlah persimpangan jalan, lengkap dengan empat patung maung putih dan empat jam yang menempel di sana.

Pemkot Bandung saat ini tengah membangun dan melakukan pemeliharaan gapura dan tugu di sejumlah titik di Kota Bandung. Gapura dan tugu ini, merupakan penanda bagi masyarakat baik pelancong mapun warga lokal telah memasuki kawasan kota lama atau cagar budaya di Kota Bandung.

Kepala Seksi Elemen Dekorasi Dinas Tata Ruang Kota Bandung, Diah Saraswati mengatakan, penanda berbentuk tugu dan gapura ini memang sengaja dibangun sebagai penanda untuk memperkuat karakter kota lama Bandung. 

Saat ini, terdapat tiga penanda kawasan yang telah dibangun, dengan jenis yang tentunya berbeda fungsi dan gaya asitekturnya. Sebut saja gapura tipe street atau jalan, gapura tipe pederstrian, dan tugu jenis pulau.

Untuk gapura, Diah menjelaskan, struktur bangunannya didesai menggunakan rangka baja, dan dirancang berketinggian 11 meter. Setiap pilar memiliki lebar 2 meter. Bahkan, di tengah gapura yang melintang dipasangkan logo Pemerintahan Kota Bandung. 

Selain melintang di atas badan jalan, terdapat gapura kecil yang dipasang di atas trotoar. Gapura ini rupanya menempel pada gapura utama. Bentuk gerbang ini pun lanjut Dia, bakal mengingatkan masyarakat  pada gerbang masuk kompleks keraton.

"Untuk gapura ini ada tiga yang dibangun di setiap kawasan kota lama bandung yakni tipe pedestrian di Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Ir H Djuanda. Jiga Tipe street di Jalan Jenderal Sudirman," ujar Diah kepada kepada ayobandung, saat ditemui di kantornya, Rabu (14/3/2018).

Adapun untuk penanda jenis tugu, Diah menerangkan, tugu ini dibangun setinggi 9 meter dengan lebar 2 meter. Di bagian tengahnya pun terdapat empat patung maung atau harimau yang menghadap empat penjuru mata angin. Selain itu, di atasnya terdapat empat jam dinding. Di bagian paling puncak tugu terdapat kubah dengan ornamen tusuk sate.

Untuk bangunan tugu saat ini dibangun di tiga lokasi kota lama Bandung lainnya yakni di persimpangan Jalan Cihampelas- Wastu Kencana, Persimpangan Jalan Oto Iskandar Dinata-Jalan Astana Anyar, dan persimpangan Jalan Supratman-Jalan Katamso.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

Middle banner pos
Artikel Terkait