web analytics
Top banner bank bjb
Wafat di Tengah Banjir, Jenazah Warga Baleendah Dievakuasi Gunakan Perahu
Oleh Hengky Sulaksono, pada 13 Mar, 2018 | 11:27 WIB
Wafat di Tengah Banjir, Jenazah Warga Baleendah Dievakuasi Gunakan Perahu
Tim BPBD Kabupaten Bandung saat mengevakuasi jenazah Deden Hendra di Kampung Jambatan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (13/3). (ist)

BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM -- Salah seorang warga Kampung Jambatan, RT 02, RW 09, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Deden Hendra (51) mengembuskan napas terakhir di tengah kepungan banjir. Deden dilaporkan tutup usia lantaran komplikasi penyakit yang dideritanya.

Informasi dari kerabat, Deden mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (13/3/2018) dini hari sekitar pukul 02.44 WIB. Dia meninggal di lantai dua rumah yang terbebas dari genangan. 

"Meninggalnya tadi malam. Dia sudah lama sakit, udah dari tiga tahun lalu sering keluar-masuk rumah sakit. Sakitnya komplikasi dari mulai darah tinggi, jantung, dan tumor di belakang jidat," kata salah seorang kerabat, Nanay Dedeh Rohidah (54).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung menurunkan satu unit perahu karet beserta enam orang petugas untuk mengevakuasi jasad korban. Selain perahu BPBD, tiga unit sampan milik warga juga dikerahkan dalam mengevakuasi.

Salah seorang petugas evakuasi BPBD, Deni Ramdani mengatakan, proses evakuasi berlangsung sejak pukul 07.00-07.30 WIB. Jenazah yang berada di lantai dua bangunan diturunkan untuk dibawa ke Masjid Al-Hayu untuk dimandikan dan disalatkan.

"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar tanpa kesulitan berarti. Ketinggian air di rumah yang bersangkutan sepinggang orang dewasa, sekitar 90 sentimeter. Jenazah akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Sepen," kata dia.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait