web analytics
Top banner bank bjb
Banjir di Wanakaya Gunung Jati Cirebon, Brimob Jabar Bangun Pokso
Oleh Andri Ridwan Fauzi, pada 11 Mar, 2018 | 19:35 WIB
Banjir di Wanakaya Gunung Jati Cirebon, Brimob Jabar Bangun Pokso
Ilustrasi. (Antara)

KEDAWUNG, AYOCIREBON.COM -- Untuk membantu korban banjir di Wanakaya Gunung Jati,  Detasemen C Pelopor Satbrimobda Jabar akan membuat pokso.

Kepala Detasemen C Pelopor Satbrimoda Jabar, AKBP Widodo mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan posko banjir untuk membantu warga sekitar yang sedang terkena musibah banjir, walaupun ketinggian air sudah mulai surut

"Posko Insya Allah terpasang malam ini, mengingat meskipun air sudah surut tapi hujan turun lagi," katanya kepada Ayobandung melalui pesan singkat, Minggu (11/3/2018).

Dia menjelaskan sebanyak dua regu SAR atau 20 personel Brimob telah diterjunkan sejak siang hingga malam untuk membantu warga korban banjir. Widodo pun berharap, bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakt dan banjir bisa segera surut.

"Semoga air tidak naik lagi dan segera surut, kasihan masyarakat tidak bisa beraktivitas," pungkasnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ayobandung sejumlah titik di Kota dan Kabupaten Cirebon terendam banjir, akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur sejak Sabtu (10/3/2018) malam hingga Minggu (11/3/2018) dini hari. 

Di wilayah Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, ketinggian air banjir mencapai 40 sampai 70 cm sehingga merendam rumah-rumah warga. Selan itu, beberapa jalan yang menghubungkan jalan Tuparev dari daerah Pecilon dan Cideng tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.

Kemudian di daerah Cirebon Timur seperti di Kecamatan Pasaleman, Ciledug, Waled usai terkena banjir hingga ketinggian dua meter beberapa waktu lalu, kali ini pun daerah itu diterjang banjir kembali namun dengan ketinggian berbeda dari 50 cm dampai satu meter. 

Selain menerjang daerah timur, banjir terjadi di Daerah Wanakaya Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Ratusan rumah teremdam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm. Beberapa warga terpaksa mengungsi ketempat yang tidak terkena banjir.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

Middle banner pos
Artikel Terkait