web analytics
Top banner bank bjb
Bantuan Pengungsi Banjir Terus Disalurkan
Oleh Hengky Sulaksono, pada 10 Mar, 2018 | 17:43 WIB
Bantuan Pengungsi Banjir Terus Disalurkan

BOJONGSOANG, AYOBANDUNG.COM--Bantuan bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Bandung terus disalurkan. Berbagai jenis bantuan berbentuk peralatan logistik, makanan, hingga obat-obatan diserahkan kepada warga terdampak. 

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementrian Sosial RI, Harry Hikmat mengatakan dana bantuan terhdap korban bencana di seluruh Jawa Barat mencapai Rp1.4 miliar. Besaran bantuan tersebut berasal dari gudang logistik Provinsi Jawa Barat sebesar Rp1 miliar dan Rp400 juta dari gudang logistik Kabupaten Bandung.

"Untuk menyalurkan bantuannya kita punya koneksi untuk menyalurkan logistik yang ada di kabupaten dan provinsi ini. Kalau ada bencana pertama kita dari gudang logistik kabupaten. Tapi kalau nanti tidak tercukupi kita larikan ngedrop dari gudang logistik provinsi," kata Harry saat mengunjungi posko korban banjir di Kantor Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/3/2018) siang.

Untuk menyalurkan bantuan tersebut Kemensos memanfaatkan para relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dibentuk di sejumlah lokasi rawan bencana seperti di Dayeuhkolot, Bojongsoang, dan Baleendah. Melaui KSB, Harry menilai penyaluran bantuan bisa lebih efektif.

"Dengan begitu disitulah pentingnya ada KSB, disana ada pengurusnya yang langsung dari masyarakat. Jadi dia tahu persis rumah-rumah mana saja yang harus didrop bantuan," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Harry ikut menyerahkan bantuan berupa paket makanan model baru untuk mengatasi kebutuhan makanan di pengungsian. Paket makanan ini dinilai praktis lantaran dalam situasi darurat penyajian makanan siap saji, tidak secepat dengan kebutuhan makanan yang harus segera disiapkan.

Harry mengatakan jika bantuan juga tak cuma diserahkan kepada warga yang mengungsi terdampak banjir. Bantuan dalam bentuk dana kerahiman ikut diserahkan kepada seluruh warga yang membutuhkan, termasuk kepada keluarga korban longsor Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, beberapa waktu lalu. 

"Warga yang tidak mengungsi tetap akan mendapat bantuan, karena SOP (standar operational procedure) nya tidak hanya untuk di pengungsian ssja. Makanya kita butuh tenaga yang bisa mobilisasi bantuan," kata dia. 
 

Editor: Andres Fatubun

Middle banner pos
Artikel Terkait