web analytics
Top banner bank bjb
Ratusan PKL Jamika Datangi Balkot, Ini Tanggapan Ridwan Kamil
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada 13 Feb, 2018 | 11:19 WIB
Ratusan PKL Jamika Datangi Balkot, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

WASTUKENCANA, AYOBANDUNG.COM -- Sekitar 500 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap berjualan di Jalan Jamika Kota Bandung mendatangi kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menolak untuk direlokasi ke jalan Cibadak, Selasa (13/2/2018).

Pemerintah Kota Bandung melalui Wali Kota Bandung Ridwan kamil menyebutkan sebelumnya pihak Pemkot Bandung dengan PKL Jamika telah melakukan musyawarah dan diskusi selama hampir dua jam di Pendopo Kota Bandung untuk mengatasi solusi relokasi ini. Namun, rupanya hasil musyawarah tersebut masih belum bisa diterima oleh para PKL.

Meski para PKL ini masih tetap ngotot enggan dipindahkan, namun Emil menegaskan pihaknya telah mengambil keputusan dan menawarkan relokasi ke daerah Cibadak yang konon bakal dipromosikan menjadi kawasan wisata kuliner dan jual beli Cibadak. 

"Sudah saya temui selama dua jam di Pendopo berdiskusi dan memusyawarahkan semuanya. Tapi kalau mau demo atau apa terserah, saya sudah ambil keputusan. Sekarang pertanyaannya mau nurut atau tidak. Kami kan tidak mengusir tanpa solusi," tegas Ridwan, Selasa (13/2/2018).

Emil mengklaim Kawasan Cibadak akan dijadikan kawasan wisata. Bahkan lanjutnya, sejumlah pengusaha wisata kuliner sudah mulai membuka usahanya di kawasan tersebut. Sehingga relokasi PKL ini akan dilakukan guna mempromosikan wisata jual beli dari PKL Jamika.

"Makanya saya kasih solusi dan solusinya bermartabat karena akan jadi dipromosikan. Kalau mau demo juga, demo apa? silahkan. Karena kalau mendiskusikan lagi, ya sama juga hasilnya," lanjut Emil.

Relokasi ini kata Emil bukan tanpa alasan. Pasalnya tindakan pemindahan ini dilakukan guna menanggapi permasalahan kemacetan yang kerap terjadi di daerah itu akibat tidak teraturnya sistem PKL Jamika. 

"Apakah para PKL ini tahu banyak yang komplain ke saya, kalau PKL banyak sekali akibatkan kemacetan di Jamika. Mereka kan tidak tahu. Maka ini solusinya. Pemindahan ke Cibadak ini juga ada masa percobaan enam bulan," tandas Emil. 
 

Editor: Andres Fatubun

Middle banner pos
Artikel Terkait