web analytics
Top banner bank bjb
Kodas Fokus Pada Program Hapus Tato Gratis
Oleh Fathia Uqim, pada Feb 07, 2018 | 16:21 WIB
Kodas Fokus Pada Program Hapus Tato Gratis

CITARIP, AYOBANDUNG.COM -- Sejak bulan Agustus tahun 2017 Komunitas Dakwah dan Sosial (Kodas) merilis program menghapus tato di Masjid Istiqomah kota Bandung. 

Program tersebut adalah hasil kerja sama dengan Komunitas Berani Hijrah Baik dan Gerak Bareng Community yang berlokasi di Jakarta. Pada awalnya komunitas gerak bareng tersebut ingin memperluas jaringan program penghapusan tato hingga ke kota-kota yang lain, salah satunya adalah kota Bandung. Akhirnya Kodas menjadi komunitas yang fokus dalam program penghapusan tato.

"Pada awalnya mesin penghapus tatonya masih dari Jakarta, jadi kita mengadakan program penghapusan tato tuh sebulan sekali. Karena kita harus menunggu mesinnya dikirim dari Jakarta. Namun Alhamdulillah setelah sekian lama banyak juga donasi dari para donatur dan juga peserta yang ingin membantu program ini. Untuk saat ini kita sudah memiliki mesin sendiri," kata Rifki Syaiful Rahman ketua program penghapusan tato, Rabu (7/2/2018).

Menurut Rifki peserta yang telah mengikuti program penghapusan tato sudah mencapai 200 orang, 70% laki-laki dan 30% nya wanita. Hingga saat ini program penghapusan tato berjalan di sekretariatnya yang terletak di Masjid Al Kaffah Jalan Kopo Citarip 233. Mereka membuka bagi siapa saja yang ingin menghapus tato dengan alasan untuk hijrah. 

"Kita memiliki syarat bagi siapa yang ingin menghapus tato, mereka harus komitmen ingin berhijrah. Karena beberapa di antaranya ada yang ingin menghapus tato bukan alasan taubat, tapi karena mungkin tatonya gagal atau ingin berganti ke tato lain. Makanya dia ingin menghapusnya lagi," ujar Rifqi.

Syarat tersebut adalah mereka harus menghafal surat Ar-Rahman, mengikuti kajian bersama Kodas sebulan sekali dan tetap terikat kepada komunitas ini. Karena menurut Rifki lingkungan itu sangat berpengaruh bagi mereka supaya tetap istiqomah. 

Teknik penghapusan tato ini menggunakan laser. Metode tersebut dibilang menjadi yang terbaik hingga saat ini karena tidak akan membuat kulit berkoloid.

"Ada metode pakai soda api, peka, yang membuat koloid atau kulit rusak. Sehingga banyak orang jadi tidak mau menghapus tato. Ada metode laser tapi mahal. Tato ukuran sebesar KTP saja bisa 2 juta sekali datang. Banyak yang mundur ketika tahu harganya," jelasnya.  

Menghapus tato adalah sesuatu yang mahal. Kendati demikian, Kodas ingin menjadi komunitas yang menyediakan fasilitas penghapusan tato gratis supaya masyarakat dapat berhijrah dan bertaubat untuk kehidupan yang lebih baik. 

Peserta tidak hanya dari Bandung saja, di luar daerah seperti Tasikmalaya, Garut, Ciamis, hingga Bengkulu pun ada. 

"Sekali tembak enggak langsung hilang. Proses tembak bisa 5 hingga 10 kali karena kulit ada masa pemulihannya tergantung kualitas tinta. Karena itu mempengaruhi lamanya penghapusan. Masanya 1 bulan sekali mereka harus melaksanakan treatment," tuturnya.

Program hapus tato gratis ini terbuka bagi perempuan maupun laki-laki. Setiap Senin hingga Rabu adalah jadwal untuk laki-laki, sedangkan perempuan dijadwalkan setiap Kamis dan Jumat. Kodas melayani sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

 

Editor: Andres Fatubun

Middle banner pos
Artikel Terkait