web analytics
Top banner bank bjb
Inspirasi Itu Bernama Anne Avantie
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada 23 Jan, 2018 | 20:14 WIB
Inspirasi Itu Bernama Anne Avantie
Anne Avantie dalam gelaran Pasar Tiban di Paskal 23, Bandung, Selasa (23/1). (ayobandung/Eneng Reni)

PASIRKALIKI, AYOBANDUNG.COM – Dua puluh delapan tahun berkarya bagi Anne Avantie adalah perjalanan panjang dan penuh gradasi. Sebuah perjalanan seperempat abad dalam rentang waktu yang tak bisa dibilang pendek, tapi membawa pembaharuan yang luar biasa dari waktu ke waktu.

Apa yang sudah dilakukan Anne Avantie terus bergulir, baik di industri fesyen ataupun kegiatan kemanusiaannya. Suara hatinya telah menumbuhkan pribadi Anne Avantie menjadi inspirasi.

Anne bilang jika dia ingin menjadi saluran berkat bagi sahabat, khususnya pelaku UKM, yang pada kenyataannya masih kesulitan memasarkan produknya.

"Buat saya bisnis nomor sekian. Tapi yang jadi tujuan saya adalah bagaimana UKM bisa bertumpu," tutur Anne saat ditemui awak media dalam perhelatan Pasar Tiban di 23 Paskal Bandung, Selasa (23/1/2018).

Keresahan ini, apa lagi alasannya jika bukan permasalahan modal yang terlilit dan mengakibatkan tidak mampunya pelaku UKM untuk memutar roda usahanya. Kepedulian terhadap mereka itu begitu kuat dan sepenuhnya Anne sadari.

Sudah saatnya melakukan sebuah manuver bisnis berbasis kepedulian pada sesama. Begitu pikir Anne.

Menapaki karir dari tahun 1989, hingga kini Anne Avantie telah tercatat sebagai salah satu brand lokal yang berdampak pada industri kreatif Indonesia.

Inspirasi melalui Pasar Tiban

Tahun 2016 lalu, Anne Avantie menggelar pameran karya anak negeri bertajuk “Pasar Tiban”. Produk di dalamnya melibatkan UKM di sekitarnya dan griya kreatif karya perempuan di Lembaga Pemasyarakatan.

Apa yang dilakukan Anne berhasil mendapatkan perhatian publik. Pada setiap gelaran “Pasar Tiban” Anne juga selalu mengusung tema yang mengandung pesan perdamaian.

Anne juga kerap menghadirkan kegiatan-kegiatan sosial di bawah Avantie Foundation, seperti berbagi kursi roda kasih, berbagi tongkat tuna netra, workshop kunjungan sekolah kejuruan pembinaan UKM, dan sebagainya.

"Saya tidak mau kekuatan inspirasi ini kelak akan meletus dan hanya menyuburkan diri saya sendiri. Saya ingin keaktifan, kreativitas, inspirasi dan karya saya menyuburkan lahan di sekitar saya," katanya. 

Dan, setelah menanti sangat lama, juga melalui proses lika-liku nan panjang, akhirnya Anne merangkul sejumlah inspirator UKM di Bandung pada Pasar Tiban 15.

Gelaran yang digelar pada 23-28 Januari 2018 ini diharapkan mampu memberikan energi kreatif bagi industri UKM dalam pembukaan tahun 2018.

"Kampoeng Baroe" pun dipilih sebagai tema acara untuk memberikan suatu harapan baru dengan sebuah mimpi untuk maju dan berkembang bersama.

Kesatuan jiwa dari para pelaku industri kreatif di Indonesia membutuhkan pilar untuk memperkokoh para UKM dan Bandung menjadi pilarnya.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait