web analytics
Top banner bank bjb
Sosialisasi Politik, Emil - Uu Berbagi Tugas
Oleh Eneng Reni Nuraisyah Jamil, pada 17 Jan, 2018 | 13:30 WIB
Sosialisasi Politik, Emil - Uu Berbagi Tugas
Ilustrasi -- Bakal pasangan calon Pilkada Jawa Barat 2018, Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum saat pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Barat. (Job/Kavin Faza)

TAMANSARI, AYOBANDUNG.COM – Dalam upaya sosialisasi politik ke berbagai daerah di Jawa Barat, bakal pasangan calon Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum berbagi tugas saat pengenalan kampanye nanti. Pembagian tugas sosialisasi itu dilakukan sesuai dengan fokus kewilayahan masing-masing.

“Fokusnya mah masih sama. Pak Uu di daerah pedesaan, saya fokus di daerah perkotaan, tapi pembagiannya 70:30,” kata bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil usai meresmikan Forest Walk Babakan Siliwangi, Bandung, Rabu (17/1/2018).

Dengan hitungan sedemikian rupa, arti Uu bakal fokus di perkotaan sebanyak 30% dan 70% di pedesaan. Sementara Ridwan Kamil 70% fokus di perkotaan dan 30% fokus di pedesaan.

Pembagian ini, kata pria yang akrab disapa Emil ini, telah dipersiapkan dengan matang. Pasalnya, pembagian ini didasari oleh basis kepopuleran masing-masing di lingkungan masyarakat Jabar.

"Pak Uu, kan, branding-nya sangat kuat di pedesaan. Kalau menceritakan konsep desa, beliau (Uu) sudah melakukan dua periode. Kalau saya di perkotaan sudah melakukan terobosan-terobosan," ungkap Emil.

Hingga kini, pasangan RINDU ini masih terus melakukan sosialisasi politik ke 16 kota/kabupaten yang ada di Jabar. “Semua kabupaten/kota sudah sosialisasi, terus penguatan,” kata Emil.

 

Waktu Emil Bersosialisasi Politik

Di tengah padatnya aktivitas sebagai Wali Kota Bandung, Emil masih melakukan sosialisasi di sela waktu kosong dan hari libur sebagai pejabat daerah. “Saya kan kalau Senin-Jumat tetap sebagai Wali Kota Bandung. (Waktu) mensosialisasikan politik itu lewat jam kerja atau di akhir pekan saja,” kata pria lulusan Institut Teknologi Bandung ini.

Kini, Emil juga tengah melakukan persiapan, baik urusan administrasi pilkada hingga pindah rumah menghadapi masa cuti sebagai wali kota.

"Karena kan kalau sudah penetapan KPU saya harus sudah ikut jadwal-jadwal yang mungkin sudah ditetapkan KPU. Jadi sekarang sedang persiapan pindahan," ujarnya. 

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait