web analytics
Top banner bank bjb
BI Larang Transaksi Jual Beli dengan Bitcoin
Oleh Faqih Rohman, pada 13 Jan, 2018 | 13:55 WIB
BI Larang Transaksi Jual Beli dengan Bitcoin
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Belakangan, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap Bitcoin dirasa semakin meningkat. Namun, kini Bank Indonesia melarang penggunaan Bitcoin atau alat tukar virtual lainnya dalam proses transaksi pembayaran.

Aturan tersebut secara mendetail tertera dalam Peraturan Bank Indonesia 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggara Pemrosesan Transaksi Pembayaran dan dalam Peraturan Bank Indonesia 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial.

Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia, sebagaimana tertera dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang. Di sana disebutkan jika mata uang adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Setiap transaksi pembayaran atau kewajiban lainnya harus dipenuhi dengan uang yang berada di wilayah Indonesia, yakni rupiah,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman melalui keterangan resminya pada Sabtu (13/1/2018).

Penggunaan alat tukar virtual dalam proses transaksi memiliki risiko tinggi. Beberapa hal menjadi faktornya, seperti tak adanya otoritas yang bertanggungjawab serta tak adanya administrator resmi.

Selain itu, lanjut Agusman, nilai perdagangannya terbilang fluktuatif, hingga rentan akan risiko penggelembungan. Hal ini juga dinilai bisa mempengaruhi kestabilan sistem keuangan dan sangat rawan digunakan sebagai sarana pencucian uang dan pendanaan terorisme. “Ini bisa merugikan masyarakat,” katanya.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait