web analytics
Top banner bank bjb
Hasil Tes Kesehatan Bakal Cagub-Cawagub Rampung 15 Januari
Oleh Mildan Abdalloh, pada Jan 11, 2018 | 20:16 WIB
Hasil Tes Kesehatan Bakal Cagub-Cawagub Rampung 15 Januari
Para kandidat di Pilgub Jabar berforo usai menjalani tes kesehatan di RSHS, Bandung, Kamis (11/1/2018). (Kavin Faza/Job)

JALAN EYCKMAN, AYOBANDUNG.COM -- Hasil tes jasmani dan rohani Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat akan selesai pada 15 Januari mendatang.

Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Nucki Nursjamsi mengatakan, tim akan memeriksa hasil tes kesehatan jasmani dan yang dilakukan hari ini.

"Rencananya, kami akan mengadakan rapat pleno untuk menyusun hasil pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan,  kejiwaan, dan kesehatan. Rapat pleno akan dilakukan 15 Januari malam dan baru akan diserahkan kepada KPU Jawa Barat pada 16 Januari," tutur Nucki kepada wartawan, Kamis (11/1/2018).

Ketua tim tes kesehatan, Erwan Martanto menyatakan, bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dimungkinkan tidak akan lolos jika terdapat masalah kesehatan.

"Kami mempunyai kriteria yang sudah ditentukan siapa saja yang tidak bisa melanjutkan. Misalnya ada disability yang menyebabkan ketidakmampuan melanjutkan pekerjaan sebagai kepala daerah," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua IDI Jawa Barat Eka Mulyana menjelaskan, secara umum yang disebut disability adalah suatu hal yang bisa memnyebabkan ketidakmampuan bakal calon gubernur atau wakil gubernur untuk menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah selama lima tahun. Hal tersebut bisa saja dilihat dari kesehatan jasmani atau rohaninya.

"Kalaupun ada yang mempunyai disability, nanti kami akan sampaikan kepada yang bersangkutan. Untuk jenis penyakitnya misalnya tidak relevan disampaikan di sini kepada publik," paparnya.

Proses tes kesehatan jasmani dan rohani bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat dilaksanakan hampir 10 jam. Tes tersebut ditujukan untuk memastikan calon pemimpin jawa barat mempunyai fisik dan mental tangguh selama menjabat.

Menurut Nucki, proses tes kesehatan jasmani dan rohani untuk Pilgub tahun ini berbeda dengan 2013 lalu.

"Untuk Pilkada 2018 ini diadakan serentak. Proses pemeriksaan juga lebih lengkap karena melibatkan beberapa institusi kompeten, ada BNN, Tim Medis dan Himpsi," terangnya. 

Namun secara substansi medis tidak ada yang mengalami perubahan, mengingat semua materi tes meliputi tes fisik, narkoba dan psikotes.

"Hanya saja waktunya memang disekaliguskan. Kalau 2013 kan waktunya dua hari, sekarang jadi satu hari," tutup Nucki.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

Middle banner pos
Artikel Terkait