web analytics
Top banner bank bjb
Nurul Arifin Nilai Industri Kuliner dan Fesyen Kota Bandung Melempem
Oleh Fajar Sukma, pada 09 Jan, 2018 | 14:06 WIB
Nurul Arifin Nilai Industri Kuliner dan Fesyen Kota Bandung Melempem
Nurul Arifin. (Antara)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Bakal calon Wali Kota Bandung, Nurul Arifin menilai industri kuliner dan fesyen di Kota Bandung tengah melempem. Akibatnya, jumlah wisatawan yang datang ke Bandung cenderung menurun.

Nurul mengatakan industri kuliner dan fesyen di Kota Bandung mulai hilang kreativitasnya. Para pelaku industri tersebut lebih cenderung menjual stok lama. Sehingga, wisatawan lebih memilih mencari wisata alam.

"Bandung sebagai trend setter fesyen nasional harus meningkat lagi kekreativitasanya," kata Nurul, Senin (8/1/2018).

Ia menyebutkan, wisata kuliner dan Factory Outlet (FO) di Kota Bandung mengalami kejenuhan. Karena itu, dalam perhelatan Pilwalkot Bandung, satu program yang ditawarkan untuk meningkatkan sektor tersebut adalah “Beli Bandung”.

Melalui program tersebut, semua produk yang dihasilkan lebih mengedepankan asli dari Bandung  untuk Bandung. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan daerah lain pun suka.

"Selain itu, saya juga punya program Bandung pedia. Melalui program tersebut, pengunjung akan tahu kemana dan dimana produk yang harus dibeli," pungkasnya.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

Middle banner pos
Artikel Terkait