Ternyata, Ini Penyebab Kecelakaan Truk Maut di Kamasan Banjaran

  Jumat, 16 Maret 2018   Hengky Sulaksono
Sebuah truk mengalami kecelakaan yang menewaskan dua orang, di Jalan Raya Banjaran. (Hengky Sulaksono/ayobandung)

BANJARAN, AYOBANDUNG.COM -- Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kantor Desa Kamasan, Jalan Raya Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Kamis (15/3/2018) disebabkan sopir yang mengantuk. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap sopir.

"Hasil pemeriksaan sopir, dia mengaku mengantuk. Kita sudah melakukan tes urin juga untuk melihat ada atau tidaknya kandungan alkohol atau narkoba. Hasilnya negatif," kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bandung, Inspektur Dua Ridwan, saat dikonfirmasi Jumat (16/3/2018) petang. 

Menurutnya, sopir berinisial Sur (35),  warga Kabupaten Sumedang tersebut membawa dump truk bernomor polisi E-9042-HB ini dari Cirebon. Sur diduga kelelahan lantaran kurang istirahat dan harus menempuh jarak ratusan kilometer.

"Hasil ram check yang kami lakukan, kondisi kendaraan yang dikemudikan terbilang bagus. Tidak ada rem blong ataupun cacat dalam bentuk lainnya sebelum kecelakaan terjadi," katanya. 

Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dikumpulkan kepolisian, peristiwa nahas tersebut terjadi pada pukul 15.00 WIB. Saat itu, truk yang melaju kencang dari arah Kamasan menuju Pameungpeuk tiba-tiba oleng ke sebelah kiri jalan.

Dua orang tewas dalam kecelakaan maut tersebut. Truk menabrak pengojek bernomor polisi D-3662-ZAV, Andri Rusmendar (35) dan menyeretnya hingga beberapa meter sebelum menabrak mobil pikap D-8975-AL yang menjadi tempat dagangan duku milik Eli (49). Laju truk baru berhenti selepas merobohkan tembok bagian samping kiri dan depan Kantor Desa Kamasan.

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar