Ini Dugaan Penyebab Kecelakaan Minibus di Tanjakan Emen

  Selasa, 13 Maret 2018   Mildan Abdalloh
Kondisi minibus setelah terguling di kawasan Tanjakan Emen, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/3). (Twitter @subangwestjava)

SOEKARNO-HATTA, AYOBANDUNG.COM—Polres Subang masih menyelidiki dugaan penyebab kecelakaan sebuah minibus di Tanjakan Eman pada Senin (12/3/2018).

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni mengatakan berdasarkan hasil olah TKP ditemukan bekas rem ban sebelah kiri sejauh 50 meter. Namun tidak ada jejak rem pada ban sebelah kanan.

"Jadi terindikasi sudah mulai ada pengangkatan yang menyebabkan mobil terbalik," tutur Joni ketika diwawancara di Mapolda Jabar, Selasa (13/3/2018).

Polisi juga menemukan rem tangan sudah dalam keadaan terangkat yang berarti sudah digunakan.

Joni mengatakan berdasarkan keterangan sopir, saat kejadian kecepatan mobil mencapai 70 kilometer/jam, padahal kecepatan yang direkomendasikan maksimal 40 kilometer/jam.

"Sopir mau menurunkan gigi dari tiga ke gigi dua, tapi tidak bisa. Sehingga dia berusaha menghentikan laju dengan melakukan pengereman, rem kaki yang dibarengi dengan rem tangan akhirnya mobil oleng dan terjadilah kecelakaan," ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya belum menemukan indikasi kendaraan tidak layak jalan.

"Mobil keluaran tahun 2016, sampai sekarang belum ditemukan kendala berarti dari kendaraan, tapi kami masih mendalaminya," katanya.

Menurutnya, sopir minimbus tersebut baru memegang kendaraan jenis tersebut, bisasanya membawa cary box. “Statusnya saat ini masih menjadi saksi, hari ini rencananya kami akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status sopir apakah masih sebagai saksi atau tersangka," tambahnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar