TNI AD Tak AKan Tutupi Hasil Investigasi Tank Tenggelam

  Senin, 12 Maret 2018   Hengky Sulaksono
Kepala Staf TNI AD, Mulyono. (Antara)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono mengatakan, hasil pemeriksaan internal terhadap peristiwa tenggelamnya satu unit tank M113 milik TNI AD di Sungai Bogowonto, Purworejo saat mengangkut siswa PAUD dalam rangka outbond beberapa waktu lalu tidak bakal ditutup-tutupi kepada publik. 

"Semua akan diinvestigasi dengan benar, tidak ada yang ditutup-tutupi," kata Mulyono kepada wartawan seusai membuka Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan TNI AD Tahun 2018 di Pusat Kesenjataan Kavaleri TNI Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (12/3/2018).

Menurutnya, tahapan investigasi terhadap peristiwa telah rampung dilaksanakan. Namun, demikian, Mulyono mengaku belum mendapatkan berkas laporan tersebut. Dia juga menyebut jika tank yang digunakan untuk mengangkut siswa PAUD masih dalam keadaan baru.

"Itu 'kan alatnya baru, sebagiannya masih belum datang, masih kita tunggu kelengkapannya," ujar Mulyono yang merupakan jenderal bintang empat tersebut.

Insiden yang menewaskan anggota TNI, Prajurit Satu Randi Suryadi dan Kepala Sekolah PAUD Ananda Iswandari tersebut, akan dijadikan bahan evaluasi.

Mulyono menilai jika kematian Randi bukan disebabkan oleh kecelakaan. Kematian anak buahnya tersebut dianggap sebagai upaya penyelamatan. 

Sejauh ini, Mulyono menyebut jika pihak TNI AD telah mengangkat tank tersebut. Dia juga mengklaim jika tidak ada masalah yang ditemukan. 

"Ke dalam, saya harus mengevaluasi terkait kemampuan prajurit dalam mengawaki tank," ucapnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar