Kepolisian Ajak Orangtua Terapkan Pendidikan Karakter Tertib Berlalu Lintas

  Rabu, 28 Februari 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Kota Bandung, AKP Dewi Hotijah. (Eneng Reni/ayobandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Dengan keterbatasan jumlah personel kepolisian, Polrestabes Bandung tidak bisa sepenuhnya menyelesaikan permasalahan di Kota Bandung. Diperlukan upaya kerja sama untuk menciptakan kondisi yang aman dan tertib termasuk dengan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Kota Bandung, AKP Dewi Hotijah saat ditemui usai Festival keselamatan lalu lintas, di Aula Taman Lalu Lintas Kota Bandung, Rabu (28/2/2018).

"Anggota kami, jumlah kepolisan lalu lintas Polrestabes Kota Bandung juga terbatas sehingga jika ada bantuan dan kesadaran dari berbagai pihak, kami sangat terbantu," ungkap Dewi.

Dalam mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas, Polrestabes kata Dewi, selalu memberikan imbauan kepada masyarakat khususnya orangtua agar tidak mengizinkan anak-anaknya untuk menggunakan kendaraan sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi dan cukup umur. 

Orangtua menjadi penting karena pendidikan yang efektif kepada anak berasal dari lingkungan keluarga atau rumah.

"Pendidikan yang paling utama adalah rumah, karena anak akan lebih mengikuti apa yang orangtua atau keluarganya minta," kata Dewi.

Edukasi tertib lalu lintas dari lingkungan keluarga pun bisa dilakukan melalui perilaku yang kecil dan sederhana, misal dalam kebiasaan menggungkan helm.

Dewi mencontohkan, jika orangtua terbiasa mengantarkan anak ke sekolah tanpa menggunakan helm maka sang anak akan memiliki pola pikir serupa bahkan hingga dewasa. 

"Nanti bisa menjadi kebiasaan bahwa helm tidak penting. Tetapi jika di rumah sudah tertib maka anak-anak ini akan tertib juga ketika sir nya di mana pun," lanjut Dewi. 

Selain itu, Dewi pun mengimbau, bagi para orangtua dan pihak lingkungan sekolah untuk bersinergi dengan kepolisiaan untuk membentuk pola kebiasaan tertib dalam berlalu lintas kepada anak sejak usia dini. 

"Imbauan saya, mau orangtua, anak, sekolah,  bisa bersinergi bersama kepolisian. Satu irama dan sejalan bahwa pendidikan karakter usia dini itu jauh lebih penting," ujar Dewi. 
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar