Selangkah Lagi, Bandung Punya Jalan Tembusan Cibaduyut-Kopo

  Rabu, 14 Februari 2018   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat pencanangan tembusan Jalan Cibaduyut - Jalan Kopo, Bandung, Rabu (14/2). (ayobandung/Ramdhani)

CIBADUYUT, AYOBANDUNG.COM – Pemerintah Kota Bandung melakukan pencanangan jalan tembusan Cibaduyut – Kopo sebagai solusi kemacetan di dua kawasan tersebut pada Rabu (14/2/2018).

Sekadar informasi, kawasan Jalan Cibaduyut dan Jalan Kopo menjadi dua di antara simpul kemacetan di Kota Bandung. Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) berencana membangun jalan penghubung antara Cibaduyut dan Kopo yang konon Bakal menjadi jalan wisata baru di Kota Kembang. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Arief Prasetya menyatakan, jalan penghubung Cibaduyut dan Kopo tersebut merupakan lahan hibah seorang pengusaha yang memberikan akses pembebasan lahan. Kini, jalan tersebut bakal dibangun di atas tanah seluas 16 meter dengan panjang 1,3 kilometer.

Jalan tersebut, kata Arief, bukanlah jalan baru, melainkan jalan lama sepanjang 300 meter yang menjadi buntu karena banyaknya pembangunan usai pembebasan. "Pembebasan lahan 1 kilometer ini  akan kami sambungkan dengan yang sudah ada, karena selama ini jalan itu mentok," ujarnya

Kelak, jika jalan tersebut rampung dibangun, Arief memastikan pengguna jalan dari Cibaduyut menuju Kopo atau sebaliknya tidak perlu lagi melintasi Jalan Soekarno-Hatta. 

"Masyarakat dari Cibaduyut, kalau ke Kopo (selama ini) menggunakan Jalan Soekarno-Hatta. Nanti, (jalan ini) kalau sudah selesai, akan terhubung sehingga masyarakat dari Cibaduyut atau Kopo bisa menggunakan jalan itu. Tidak usah lagi ke Jalan Soekarno-Hatta," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menitipkan pembangunan jalan tembusan Cibaduyut-Kopo ini agar bisa sesukses pembangunan jalan di kawasan Dago.

"Saya titip kepada para insinyurnya, karena jalan ini dirancang dari nol harus sekeren jalan Dago. Dari mulai landmark, aspal, trotoar pohon, bunga, kursi, sampai lampunya," kata Emil. 

Jalan tembusan ini diharapkan tidak akan memakan waktu yang lama untuk segera digunakan untuk beroperasi.  "Kalau sudah pencangan, pembangunannya Insya Allah tidak akan lama. Paling sekitaran satu tahun,” ujar Emil. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar