Kisah Sukses : Dari Bolu Pisang Hingga Dipesan Artis

  Sabtu, 10 Februari 2018   Fathia Uqim
Hendri Yul Ardimansyah. (Fathia Uqim/ayobandung)

KOPO, AYOBANDUNG.COM -- Saat ditemui di gerai bakery miliknya, Hendri Yul Ardimansyah bercerita soal masa lalunya tentang Mince Bakery.

Berawal dari ingin memberi hadiah ke kantor istrinya, Yayu Candra Amalia yang baru saja diangkat menjadi karyawan tetap di sebuah bank.

Kemudian Yayu meminta suaminya memberi sesuatu ke kantornya. Bolu pisang menjadi karya pertama atas dasar tersebut. 

“Pertama dibagikan ke teman kantor feedback-nya bagus. Dari situ malah pada pengin order, katanya berapa harganya kalau dijual. Lah, saya kan enggak tau ya. Nah dari situ ya udah bikin aja bolu pisang karena pada pesan," kenang Hendri Yul Ardimansyah, pemilik Mince Bakery.

Pemasaran yang terjadi adalah dari mulut ke mulut. Kemampuan Hendri yang mumpuni karena bekerja di hotel ini bisa membuat kue dan menimbang rasanya. Istrinya seorang lulusan akuntansi yang tak memiliki bakat membuat kue ikut bergerak dalam pemesanan yang makin banyak. 

"Setelah bolu pisang, ada yang pesan bolu tape. Itu enak juga katanya. Bagus feedback-nya," ucap pemilik gerai yang berlokasi di Jalan Kopo Elok Nomor 3 Bandung ini. 

Akibat terlalu banyak pesanan, pasangan suami istri tersebut kelelahan. Karena mereka sama-sama bekerja, jadi kue pesanan dibuat setelah pulang kerja, setelah Magrib. 

Hendri pun sampai sakit karena penuhnya pesanan. Yayu, istrinya berpikir untuk resain dari pekerjaannya. Namun suaminya menahan Yayu, karena baru saja istrinya itu diangkat menjadi karyawan tetap. 

"Lalu akhirnya saya bilang ke istri, boleh kamu keluar. Tapi kalau kamu hasil jualan kita bisa tihmga kali lipat dari gaji kamu, boleh kamu keluar. Lihat selama tiga bulan," Hendri  menantang istrinya. 

Yayu mengiyakan. Setelah membuat bolu seperti itu, pria yang memakai topi hitam saat berbicara ini merambah ke rainbow cake. Hendri melihat kesempatan tersebut dengan berinovasi ke rainbow jarcake. 

"Waktu itu rainbow cake lagi hits. Saya pergi ke salah satu toko yang membuat rainbow cake tengah laris. Saya beli dan coba. Dari situ saya menakar apa saja bahan yang dibutuhkan, karena sudah lama juga bekerja di hotel. Mince bakery membuat rainbow cake dalam sebuah jar," paparnya. 

Ketika ditanya mengapa dalam sebuah jar, biasanya orang-orang ingin makan kue tapi bisa dibawa ke mana-mana. Kue dalam jar bisa jadi solusi untuk mereka yang ingin makan kue di jalan tanpa harus kotor berserakan akibat makan kue. 

"Namanya bisnis, ya gambling. Ada turun dan naik. Tapi bagaimana kita bisa terus bertahan dan terbuka," ujar pebisnis yang mengawali dari penjualan daring.

Hendri sempat idealis dengan khas jualan Mince Bakery. Fondant dan milk blended barangnya. Tetapi penjualan tidak menanjak, akhirnya Hendri terbuka. Berinovasi atas segala hal yang sedang tren. 

"Bandung itu tipe pembeli yang apa-apa kalau yang lagi hits ya bagus. Gak mikir itu enak atau enggak, asal bisa makan dan foto share ke sosial media," ungkapnya. 

Akhirnya Hendri berjualan thai mango, banana nugget, hingga manggo sticky rice. Kini penjualan pun pesat akibat makanan tersebut sedang naik daun. Mince Bakery pun berjualan nagabonar, jus buah naga yang diberi topping serta ketan duren. 

"Pemesanan bagus, banana nugget dan ketan duren. Apalagi dari yang pemesanan lewat ojek online. Ramai," katanya sambil tersenyum. 

Yayu berhasil saat itu menaklukkan tantangan suaminya. Hendri yang sudah 10 tahun bekerja ke berbagai hotel di atas bintang empat akhirnya keluar dari pekerjaannya. Suami istri tersebut kini fokus dengan Mince Bakery-nya. 

Pengikut instagram Mince Bakery yang sudah mencapai 107.000 pengikut itu tentu dicapai dari rasa lelah. Tak hanya warga biasa, berbagai artis dan penyanyi pun pernah memesan kue ala Mince Bakery. 

"Duma Riris, istrinya Judika. Natasha Rizky dan Ratna Galih pesan kue untuk launching gerai jualannya di Bandung," ucap Hendri sambil membuka gawainya untuk memperlihatkan foto dari artis papan atas dengan kuenya. 

Berbekal semangat, Yayu pun serius menekuni bisnisnya. Ia ikut kursus ke beberapa tempat kursus kue salah satunya Ny Liem. Hendri mengaku, kini kemampuan istrinya melebihi dirinya sendiri. "Tangan perempuan memang suka beda kan ya," kata Hendri. 

Hendri berbagi tips bagi mereka yang ingin berbisnis kue supaya serius dan fokus dalam membangun usaha. "Jangan lupa berdoa, mohon ke Yang Maha Kuasa," pesannya. 

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar