web analytics
Top banner bank bjb
Ribuan Siswa se-Kabupaten Bandung Ikuti Jumbara PMR 2017
Oleh Fajar Sukma, pada 28 Dec, 2017 | 13:21 WIB
Ribuan Siswa se-Kabupaten Bandung Ikuti Jumbara PMR 2017
Sejumlah siswa/i Kabupaten Bandung saat mengikuti Jumbara PMR 2017 di Lapang Paku Sarakan, Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. (AyoBandung/Fajar Sukma)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 2.200 siswa tingkat SD, SMP dan SMA se- Kabupaten Bandung mengikuti “Jumpa, Bakti dan Gembira Palang Merah Remaja” (Jumbara PMR) ke-IX tahun 2017 di Lapang Paku Sarakan, Desa Baros, Kecamatan Arjasari. 

Agenda yang berlangsung selama tiga hari, Rabu – Jumat (27-29/12/2017) tersebut melibat 21 unit PMR mula (SD), 50 unit PMR madya (SMP), dan 50 unit PMR wira (SMA).

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung, Asep Deni Ramdani mengatakan kegiatan Jumbara PMR kali ini dilakukan sebagai realisasi program kerja pengurus PMI pada tahun 2017. Diharapkan, kegiatan ini bisa membangun karakter relawan muda yang tangguh dan mampu memberdayakan kapasitas keterampilan serta sikap sesuai dengan Tri Bhakti PMR.

"Jumbara kali ini bertujuan untuk membangun pembinaan bagi PMR mula, madya dan wira. Pembinaan tersebut sebenarnya sudah dilakukan juga di unit PMR masing-masing sekolah," katanya, Kamis (28/12/2017).

Melalui Jumbara ke-IX tingkat Kabupaten Bandung itu, pihaknya ingin mengoptimalkan kesiapan para PMR untuk mengikuti Jumbara tingkat provinsi yang akan digelar tahun depan.

"Setelah dievaluasi tentu saja kita akan mengetahui kekurangan apa saja yang perlu ditingkatkan atau diperbaiki,” terangnya.

Asep menegaskan jika tujuan yang paling pokok dalam kegiatan ini lebih kepada mekanisme pembinaan untuk menciptakan relawan muda yang berpotensi. "Mereka harus memiliki karakter dan kepribadian sesuai dengan tujuh prinsip dasar gerakan Bumi dan bulan sabit Merah Internasional," ungkapnya.

Salah satu misinya adalah mempersiapkan kader-kader muda sebagai relawan dalam memenuhi kebutuhan kondisi Kabupaten Bandung yang rawan bencana. Sebab, letak geografis Kabupaten Bandung yang cukup luas dengan 31 kecamatan, 270 desa, dan 10 kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai 3,5 juta jiwa.

"Jadi tentu saja kondisi tersebut tidak sebanding dengan jumlah relawan yang saat ini masih terbatas,” terang Asep.

Asep mengatakan jika PMI sendiri memiliki tenaga semi-profesional yang kini selalu sigap melakukan kegiatan kemanusiaan. Beberapa di antaranya KSR (Korp Sukarela), TSR (Tenaga Sukarela), dan PMR yang ada di sekolah-sekolah.

Sekretasi PMI Provinsi Jawa Barat, Kombes Pol Ruhanda menambahkan, anggota PMR Provinsi Jabar berjumlah lebih dari 3 juta orang. Menurutnya, jumlah tersebut bisa menjadi kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan, baik di bidang kesehatan, siaga bencana, serta membangun kapasitas organisasi.

“Minimal untuk mereka sendiri bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan hidup dengan karakter bersih dan sehat, berkarya dan berbakti pada masyarakat," paparnya.

Dia berharap, melalui berbagai ajang seperti Jumbara, kegiatan pembinaan dan pengembangan PMR bisa berhasil guna meningkatkan kualitas positif anggota PMR.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait