web analytics
Top banner bank bjb
Peringatan Tsunami, Warga Pangandaran Dievakuasi
Oleh Mildan Abdalloh, pada 16 Dec, 2017 | 01:16 WIB
Peringatan Tsunami, Warga Pangandaran Dievakuasi
Ilustrasi pusat gempa.
BANDUNG,AYOBANDUNG.COM-- Warga Pangandaran dievakuasi menyusul adanya peringatan tsunami pasca-guncangan gempa sebesar 6,9 SR Jumat (15/12/2017) malam.
 
Staff Bawaslu Jawa Barat Muslimah mengatakan beberapa saat setelah terjadi gempa, dirinya langsung menghubungi Iwan Yudiawan anggota Panwaslu Kabupaten Pangandaran.
 
"Berdasarkan keterangan dari Iwan, warga panik setelah gempa karena air laut surut. Sekarang kata dia sedang dilakukan evakuasi ke tempat aman," tutur Muslimah kepada AyoBandung.
 
Bahkan mengutip pernyataan Iwan, Muslimah mengatakan bahwa setelah gempa terjadi, banyak rumah warga yang mengalami kerusakan parah.
 
"Di sana juga katanya mati lampu, sirine peringatan tsunami juga menyala," ucapnya.
 
Proses evakuasi pasca peringatan dini tsunami dibenarkan oleh Humas Kantor SAR Bandung Joshua. Menurutnya, berdasarkan infomasi dari potensi SAR di Pangandaran, evakuasi ke tempat lebih aman sedang dilakukan.
 
"Warga Cipatujah dan Pangandaran sudah mulai mengungsi ke tempat lebih tinggi. Di bibir pantai air sudah mulai surut," katanya.
 
Dia mengimbau kepada masyarakat di sepanjang pantai selatan Garut sampai Pangandaran untuk tetap tenang dan segera mengungsi ke tempat aman.
 
Muhammad Anshori, warga Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran mengatakan setelah gempa terjadi, aliran listrik langsung mati.
 
"Sampai sekarang warga di sini masih di luar, takut ada gempa susulan," ucapnya.
 
Hinnga berita ini diturunkan, BMKG belum mencabut potensi tsunami. Warga tetap diimbau untuk tetap menjauh dari area pantai.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait