web analytics
Top banner bank bjb
Ada Suara Ledakan dan Letusan Senjata di Kebakaran Gedung Mebel Ciroyom
Oleh Ananda Muhammad Firdaus, pada 25 Nov, 2017 | 13:56 WIB
Ada Suara Ledakan dan Letusan Senjata di Kebakaran Gedung Mebel Ciroyom
Petugas pemadam kebakaran saat menangani sisa-sisa kebakaran di gedung mebel di Jalan Industri Barat, Ciroyom, Bandung, Sabtu (25/11). (AyoBandung/Danny Ramdhani)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kebakaran yang terjadi di sebuah gudang penyimpanan barang-barang mebel di kawasan Jalan Industri Barat, Kecamatan Cicendo, Sabtu (25/11/2017) dini hari tadi masih menyisakan tanda tanya. Pasalnya, sampai sekarang penyebab kebakaran belum jelas.

Salah seorang pegawai gudang, Hasyim (60), menuturkan bahwa saat itu dirinya menginap di bangunan bekas pos satpam di depan gerbang gudang. Adapun anak pemilik gudang, Felix Suwandi (27) yang ditemukan tewas terpanggang menginap di dalam gudang.

"Saya mendengar ada yang teriak-teriak kebakaran, saya langsung bangun," kata Hasyim seraya mengaku jika dirinya lantas meminta tolong pada warga sekitar.

Ia pun menjelaskan, saat itu sempat mendengar beberapa kali ledakan. Diduga asalnya dari tempat penyimpanan cat. "Setelah api membesar ada suada ledakan itu dari gudang alat cat," kata dia.

Sementara, tambahnya, terdengar juga beberapa kali bunyi letusan dari senjata api. Diduga letusan tersebut berasal dari senapan milik Felix. "Saya juga denger ada suara letusan peluru," tambah dia.

Seperti yang telah diberitakan, bahwa Felix ditemukan tewas oleh petugas pemadam kebakaran Diskar PB Kota Bandung di dalam gudang dengan kondisi tubuhnya hangus terbakar.

Disamping itu, saat evakuasi korban, anggota tubuhnya ditemukan secara terpisah menjadi beberapa bagian. Diduga besarnya api membuatnya seperti itu, berikut gudang yang hancur parah karena materil bangunan didominasi bahan kayu.

Sementara sampai berita ini turun, berdasarkan kesaksian salah seorang pemilik sekaligus keluarga korban, Anton Suwandi (60) kerugian mencapai Rp2 miliar.

"Bangunannya saja diperkirakan Rp 1 miliar, belum lainnya. Kalau ditaksir mungkin kerugiannya mencapai Rp 2 miliar,” ujar Anton.

Kendati demikian, pihak kepolisian dari Polrestabes Bandung masih menyelidiki lebih lanjut mengenai penyebab terjadinya kebakaran. Adapun Felix dibawa menuju Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk diotopsi.

"Kita belum pastikan penyebab kematian, kita sedang lakukan olah TKP saat ini," terang Kapolsek Cicendo Kompol Edy Kusmawan.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait