web analytics
Top banner bank bjb
Glosarium Pembunuhan John F Kennedy : Figur dan Teori
pada 27 Oct, 2017 | 13:55 WIB
Glosarium Pembunuhan John F Kennedy : Figur dan Teori
Mantan Presiden AS John F Kennedy. (jfklibrary.org)

AYOBANDUNG.COM – Arsip Nasional Amerika Serikat pada Kamis atawa Jumat waktu Indonesia merilis ribuan dokumen rahasia yang berkaitan dengan pembunuhan Presiden John F Kennedy alias JFK.

Sebagaimana dijelaskan oleh pemerintahan yang lama, JFK dibunuh pada 22 November 1963 oleh seorang pria bersenjata, Lee Harvey Oswald. Pria ini melepaskan tiga peluru dari sebuh bangunan di dekatnya, menyerang JKF dan Gubernur John B Connally Jr di Texas.

Namun, sebagian besar penjelasan soal pembunuhan itu belum benar-benar jelas di mata masyarakat. Ribuan dokumen yang dirilis hari ini kemungkinan bakal membahas beberapa teori konspirasi yang tengah berputar-putar di ingatan masyarakat selama beberapa dekade.

Di bawah ini, melansir The New York Times, mari kita ulas kembali tentang orang-orang, teori, dan berbagai aspek pembunuhan tentang JFK yang terus mengawang selama puluhan tahun ini.

 

Film arahan Abrahan Zapruder

Video amatir berdurasi 26 detik yang dibuat oleh Abrahan Zapruder adalah rekaman paling jelas yang memperlihatkan JFK tertembar. Video ini telah diteliti oleh berbagai pihak, dengan harapan ditemukannya sedikit petunjuk.

Komisi Warren

Pada 27 September 1964, penyelidik pemerintah mengeluarkan laporan sebanyak 888 halaman tentang pembunuhan JFK. Dalam laporan itu disimpulkan jika Lee Harvey Oswald bertindak sendirian dalam membunuh JFK, dan bahwa Jack Ruby bertindak sendiri dalam membunuh Oswald dua hari setelah kejadian.

Laporan itu sama sekali tak membawa nama-nama seperti komunis, di mana konon pembunuhan ini berhubungan dengan Fidel Castro, pemimpin revolusi komunis di Kuba, AS. Dan, tidak pula membawa nama-nama pemerintah asing, gagasan CIA – sebagai teori pembunuhan JFK paling populer, atau para konservatif sayap kanan.

Lee Harvey Oswald

Oswald, seorang mantan marinis, melepaskan tiga tembakan dari toko buku yang tak jauh dari lokasi. Namun ia menyangkal jika dirinya telah menembak JFK, malah ia menyebut dirinya sebagai “kacau”.

Ia ditangkap beberapa jam kemudian setelah menembak seorang petugas polisi dan kabur ke Teater Texas yang tak jauh darinya.

Jack Ruby

Dua hari setelah pembunuhan JFK, Oswald dipindahkan dari penjara kota ke penjara negara bagian. Saat itu, Jack Ruby keluar dari kerumunan dan menembaknya dari jarak dekat. Kejadian itu praktis ditonton oleh jutaan orang di televisi.

Penembak kedua

Orang Amerika telah lama menyatakan sikap skeptisnya atas penjelasan resmi bahwa Oswald dan Ruby bertindak sendiri. Sebuah jajak pendapat oleh Five Thirty Eight dan Survey Monkey menemukan bahwa 61% percaya bahwa ada orang lain di balik pembunuhan tersebut.

Mereka rata-rata meragukan kemampuan Oswald yang sebegitu cepatnya untuk menembak dua orang sekaligus, JFK dan Connally.

Umbrella Man

Hari saat pembunuhan adalah hari yang indah diwarnai langit biru di Dallas. Tapi mengapa ada satu orang yang memegang payung?

Pria yang terlihat dalam video buatan Zapruder itu menjadi obyek daya tarik tersendiri. Mungkinkah ia memberi isyarat kepada para algojo? Ataukah dalam payungnya terpasang serupa senjata?

Josiah Thompson, seorang peneliti, mengatakan jika sosok misterius itu sebuah nama yang bakal menempel padanya : Umbrella Man.

“Satu-satunya orang yang melindungi dirinya dengan payung saat itu di Dallas. Ia berdiri tepat di lokasi di mana semua tembakan masuk ke limusin,” ujarnya. “Ada yang bisa menjelaskan hal itu?”

Ternyata, bisa. Louie Steven Witt, seorang pria yang menggunakan payung itu, maju dan memberi kesaksian di Washington pada tahun 1978 silam. Ia menjelaskan jika payungnya dimaksudkan untuk memprotes kebijakan penangkapan Nazi Joseph P Kennedy, ayah JFK.

Joseph P Kennedy mendukung Perdana Menteri Inggris Neville Chamberlain, yang sering membawa payung sebagai aksesori, dan ia berharap agar JFK menerima pesan tersebut.

Kota Meksiko

Oswald mengunjungi Kota Meksiko selama enam hari sebelum pembunuhan. Kabarnya, ia ada di sana untuk mendapatkan VISA dari kedutaan Kuba dan Uni Soviet.

Namun beberapa orang menduga jika Oswald bekerja dengan orang lain di sana untuk merencanakan serangan tersebut. Hingga kini, tindakan pastinya ke Meksiko masih misterius. Para ahli berpikir jika dokumen rahasian yang dirilis hari ini dapat berfokus pada pertemuan yang dihadiri Oswald di Meksiko.

Source: The New York Times

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait