web analytics
Top banner bank bjb
Cerita Tim SWAT Tiba 20 Menit dan Kepung Pelaku Pembunuhan Las Vegas
pada 03 Oct, 2017 | 10:09 WIB
Cerita Tim SWAT Tiba 20 Menit dan Kepung Pelaku Pembunuhan Las Vegas
Tim SWAT di lokasi penembakan Las vegas (reuters)

LAS VEGAS, AYOBANDUNG.COM—Tim SWAT yang bermarkas di Las Vegas berhasil datang ke lokasi penembakan hanya dalam tempo 20 menit.

SWAT atau Special Weapons And Tactics merupakan sebuah satuan penegakan hukum yang menggunakan senjata ringan ala militer dan taktik khusus dalam operasi-operasi berisiko tinggi yang berada di luar kemampuan polisi berseragam biasa.

Tim SWAT ternyata datang dengan cepat ke lokasi penembakan karena adanya alarm kebakaran asap api yang memicu detektor di kamar hotel Stephen Paddock saat ia melepaskan tembakan setelah membuka jendela lantai 32 Mandalay Bay Resort and Casino. Polisi justru dimudahkan dan seolah diberi tahu lokasi penembak Las Vegas itu oleh alarm kebakaran.

Asap api memicu detektor di kamar hotel Stephen Paddock saat ia berputar-putar menembakan senjatanya di belakang dari jendela lantai 32.

Pria berusia 64 tahun tersebut dilaporkan menggunakan benda mirip palu untuk memecahkan dua jendela di kamar hotel Mandalay Bay sebelum memberondong peluru di sebuah festival musik yang digelar di bawah hotel tempat dia menginap.

Hingga saat ini, sedikitnya 59 orang tewas dan lebih dari 500 lainnya cedera saat menembaki korban yang ketakutan dengan senapan serbu bertenaga tinggi.

Mandalay Bay Resort memiliki 3.309 kamar dan kasino seluas 135.000 kaki persegi namun sebuah tim SWAT dengan sigap dating sekitar 20 menit setelah penembakan dimulai dan mencegah korban yang lebih banyak lagi.

Seorang pensiunan polisi mengungkapkan kedatangan tim khusus polisi itu juga bukan karena panggilan darurat di nomor 911 atau deteksi dari senapan otomatis Paddcok.

Pensiunan letnan Las Vegas, Randy Sutton, mengatakan bahwa asap memenuhi ruangan saat Paddock melepaskan senjatanya, menyebabkan alarm kebakaran menyala. Audio yang direkam selama misi mengerikan tim tersebut dirilis oleh Departemen Kepolisian Las Vegas pada hari Senin (02/10).

AYO BACA : Video Pelaku Penembakan Las Vegas

Di dalamnya, Anda bisa mendengar dialog tim SWAT dengan Markas Besar Tim saat mereka bersiap untuk masuk ke kamar penembak Paddock.

Mereka berspekulasi saat akan menggerebeg kamar Paddock, tidak tahu apa yang akan mereka temukan. Seorang perwira tak dikenal bersuara dalam rekaman tersebut berkata:

 "Kami baru saja menabrak pintu yang dicurigai. Saya membutuhkan semua orang di lorong itu untuk mundur dan waspada,”

"Kita perlu mengamati dan menanti respons apa yang akan diberikan oleh orang di dalam kamar ini. Kita juga harus memantau apakah dia masih ada di kamar atau pindah ke tempat lain."

Markas Besar menjawab: "Semua unit di SWAT lantai 32 memiliki peledak. Semua orang di lorong perlu bergerak mundur. Semua unit bergerak mundur. Mundur."  

Petugas kemudian berteriak "Bergerak, bergerak, " sebelum ledakan besar. Petugas lain kemudian menegaskan:

"Satu tersangka jatuh di 135, lantai 32. Mandalay Bay. Saya berada di lantai ini."

Banyak orang menikmati festival musik Route 91 Harvest Country ketika Paddock dilaporkan mulai memuntahkan peluru dari balkon hotel.

Penembak itu meninggal di kamar hotelnya. Polisi mengkonfirmasi, namun diyakini telah membebaskan lebih dari 200 roket ke kerumunan 22.000 orang sebelum terbunuh.

Penembakan tersebut dimulai menjelang akhir set Jason Aldean dan polisi menanggapi sekitar pukul 10 malam waktu setempat.

AYO BACA : Kata Trupm Soal Insiden Las vegas

Source: mirror.co.uk

Editor: Administrator

Middle banner pos
Artikel Terkait