web analytics
Top banner bank bjb
Siapa Saja Ilmuwan Garda Depan yang Kembangkan Senjata Nuklir Korut?
Oleh Asri Wuni Wulandari, pada 05 Sep, 2017 | 14:29 WIB
Siapa Saja Ilmuwan Garda Depan yang Kembangkan Senjata Nuklir Korut?
Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un bersama dengan para ilmuwan pembuat senjata nuklir Korea Utara. (REUTERS/KCNA)

AYOBANDUNG.COM – Ada dua ilmuwan yang berada di garis depan program nuklir Korea Utara. Keduanya membawa negara tersebut ke ambang perang.

Adalah Kepala Institut Senjata Nuklir Korea Utara, Ri Hong Sop dan Wakil Direktur Partai Pekerja, Hong Sung Mu, yang berkuasa di Departemen Industri Amunisi Korea Utara.

Dilansir dari Mirror, Kedua pria itu kerap digambarkan bersama Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un setiap menjelang uji coba nuklir. Mereka memainkan peran penting dalam misi mengerikan tersebut.

Apa yang dikatakan oleh uji coba nuklir keenam pada Minggu (3/9/2017) adalah jika negara tersebut telah mengembangkan bom hidrogen, yang disebut-sebut punya kekuatan yang jauh lebih merusak daripada bom atom.

Foto-foto yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, beberapa jam sebelum uji coba menunjukkan kedua pria itu muncul lagi. Mereka berdiri di samping Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Beberapa pengamat pemerintahan Korea Utara mengatakan jika mereka berdua adalah bagian dari sekelompok ahli senjata di garis depan ambisi Kim Jong Un. Untuk mengembangkan rudal balistik antarbenua yang ledakannya diprediksi mencapai Amerika Serikat.

Jika dibandingkan dengan ayahnya Kim Jong Il dan kakeknya Kim Il Sung yang memilih kelompok kerja kecil untuk menangani program senjata, pemimpin berusia 33 tahun itu memilih untuk terlibat secara lebih pribadi dengan para ilmuwan ini.

Kim Jong Un diketahui sering tambil bersama keduanya di acara-acara kenegaraan, tes senjata dan pemeriksaan lapangan.

Seorang pakar sekaligus pemerhati Korea Utara di Seoul, Korea Selatan, Yang Moo-jin mengatakan jika Hong Sung Mu disebutkan juga sebagai orang yang mempelopori program pengembangan nuklir sebagai petinggi dalam kelompok tersebut. Sementara Ri Hong Sop bertanggungjawab atas tes nuklir seperti bom hidrogen di tingkat eksekusi lapangan.

Kedua ilmuwan itu menjadi semakin tersohor lantaran program senjata Pyongyang telah meningkat pesat di bawah kepemimpinan Kim Jong Un.

Pada Januari 2016, Hong dan Ri adalah yang pertama dan kedua penerima medali yang diberikan secara pribadi oleh Kim Jong Un dalam sebuah upacara untuk menandai tes nuklir keempat negara tersebut.

Dua bulan kemudian mereka menemani Kim Jong Un memeriksa bola berwarna perak, yang menurut Korea Utara merupakan hulu ledak mini yang dipasang pada rudal balistik antarbenua.

Para pengamat mengatakan jika pendekatan Kim Jong Un telah memberikan kontribusi pada pengembangan super pesat dari senjata nuklir. Selain itu, Kim Jong Un juga membiarkan para ilmuwan mengembangkan hubungan pribadi dengannya.

Source: Mirror

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait