web analytics
Top banner bank bjb
Sidang Buni Yani: Saksi Ahli Pidana Tidak Kompeten
Oleh Ananda Muhammad Firdaus, pada Aug 08, 2017 | 13:48 WIB
Sidang Buni Yani: Saksi Ahli Pidana Tidak Kompeten
Penasihat Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian saat persidangan di Gedung Arsip dan Perpustaan Jalan Seram, Selasa (8/8/2017).(Ananda/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Penasihat Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian berpendapat saksi ahli pidana Effendy Saragih yang hadir dalam persidangan kasus dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa kliennya tidak kompeten.

"Saksi ahli tadi yang diajukan sebagai ahli pidana menurut kami itu ahli kurang kompeten," ujar Aldwin di Gedung Perpustakaan dan Arsip di Jalan Seram Kota Bandung, Selasa (8/8/2017) Siang.

Menurutnya, Effedy Siragih yang didatangkan jaksa penuntut umum (JPU) keahliannya tidak sesuai pada bidang pidana. Soalnya, penelitian disertasinya merupakan bidang perdata tentang arbitrase. Selain itu, berdasarkan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pihaknya kepada Effendy dinilai hanya jawaban yang bersifat umum.

"Banyak pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab, dan menjawabnya seperti orang-orang umum saja gitu," katanya.

Namun Aldwin tetap menghormati kehadiran Effedy sebagai saksi ahli, dan memberikan keleluasaan pada hakim untuk menilai saksi yang telah dihadirkan JPU.

"Biarkan hakim menilai bagaimana seorang ahli itu dalam hal kesaksiannya atau dalam hal menyampaikan keahliannya untuk persoalan pidana apalagi menyangkut pidana transaksi elektronik," tuturnya.

Sebagai informasi, persidangan dengan saksi ahli pidana Effendy Saragih berakhir pukul 12.00 WIB, dan dilanjutkan kembali pukul 13.00 WIB dari saksi ahli ITE.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Middle banner pos
Artikel Terkait