web analytics
Top banner bank bjb
Sidang Buni Yani: Hakim Minta JPU Panggil Ulang Ahok
Oleh Ananda Muhammad Firdaus, pada 08 Aug, 2017 | 11:49 WIB
Sidang Buni Yani: Hakim Minta JPU Panggil Ulang Ahok
Persidangan kasus dugaan ujaran kebencian kedelapan dengan terdakwa Buni Yani kembali di gelar di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Selasa (8/7/2017). (Ananda Muhammad/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Persidangan kasus dugaan ujaran kebencian kedelapan dengan terdakwa Buni Yani kembali di gelar di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Selasa (8/7/2017).

Sidang tersebut kembali menghadirkan beberapa saksi, namun untuk kesekian kalinya Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang seharusnya dijadwalkan hadir mangkir datang dan menyisakan saksi ahli pidana dan saksi ahli ITE.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi M. Taufik menuturkan, pihaknya sebelumnya telah menyampaikan surat panggilan. Namun saksi Ahok tidak bisa hadir dengan alasan jauh, sakit, dan pertimbangan yang lainnya.

"Alasannya, karena ada beberapa pertimbangan, pertama jarak jauh. Juga beberapa hal lain sehingga bermohon kepada majelis agar BAP-nya dibacakan saja," ungkapnya dalam persidangan.

Andi menambahkan, sebelumnya dalam berkas perkara, saksi sebelumnya telah disumpah ditingkat penyidikan, dan Andi memohon keterangan dapat dibacakan pihaknya.

Selanjutnya, Ketua Majelis Hakim M. Saptono bertanya kepada Penasehat Hukum tentang hal tersebut. Namun penasehat hukum Buni Yani secara tegas keberatan apabila hanya dibacakan BAP dan didengarkan. 

"Keterangan di persidangan dengan BAP, tidak sama dengan saksi-saksi lain. Ada diskriminasi perlakuan hukum pada saksi Ahok. Kami dari penasehat hukum menolak akan hal tersebut," ujar salah satu penasehat hukum.

Kemudian majelis hakim berembuk dan memutuskan agar JPU melakukan panggilan ulang untuk mendatangkan Ahok. "Tolong dipanggil untuk hadir di muka persidangan," tutur M. Saptono pada JPU.

Sidang pun kembali dilangsungkan dengan mengambil  keterangan dari saksi ahli ITE dan ahli Pidana. 

Editor: Andres Fatubun

Middle banner pos
Artikel Terkait