web analytics
Top banner bank bjb
Minuman Tradisional yang Cocok untuk Kaum Jomblo Ngenes Pencari Kehangatan
Oleh Anggun Nindita Kenanga Putri, pada 17 May, 2017 | 12:32 WIB
Minuman Tradisional yang Cocok untuk Kaum Jomblo Ngenes Pencari Kehangatan
Seorang Aa sedang menyiapkan segelas bandrek di kedai Bandrek Two Aa, Cicadas, Bandung. (AyoBandung/Anggun Nindita)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Meskipun cuaca sudah tak terprediksi, tapi Bandung sore hari seringkali diguyur air hujan. Ditambah udara Bandung yang dingin, jadilah semakin dingin. Lantas, apa yang terbayang dengan cuaca dingin dengan rintik-rintik itu? Jawabannya, pasti kehangatan.

Tapi jangan berpikir ngeres dulu. Kehangantan di sini maksudnya makanan atau minuman yang dapat menghangatkanmu di kala hujan. Bandrek dan bajigur, barangkali?

Jangan kira bandrek dan bajigur itu cuma minuman tradisional kampungan yang hanya diminum oleh nenek-nenek yang menggigiti daun sirih sepanjang hari. Di tangan Ilma Aulia, bandrek dan bajigur kini tampil lebih kekinian dan dinikmati oleh semua kalangan usia. Bandrek Two Aa, namanya. 

Kenapa namanya Two Aa? Jawabannya sederhana. Hanya karena Ilma memiliki dua orang Kakak yang kerap dipanggilnya ‘Aa’. “Daripada ribet mikirin nama lain, ambil nama Two Aa saja biar orang juga gampang ingat,” ujar pemilik Bandrek Two Aa ini ketika ditemui AyoBandung beberapa waktu lalu.

Bandrek yang mangkal di kawasan Cicadas, Bandung ini sebenarnya merupakan usaha keluarga turun temurun. Sang Kakek, Hasyim, rupanya telah lebih dulu berjualan bandrek sejak tahun 1963 silam. Ilma sendiri sebenarnya merupakan generasi ketiga yang meneruskan usaha bandrek sang Kakek.

Awalnya sang Kakek berjualan bandrek dan bajigur dengan cara berkeliling. Setelah generasi-generasi penerusnya beranjak dewasa, Ilma dan saudara-saudaranya memutuskan untuk membuka tempat khusus yang menjual minuman citarasa tradisional ini.

Akhirnya Bandrek Two Aa pun resmi ‘mangkal’ di daerah Cicadas pada tahun 2015. Bermula hanya sepetak kecil lahan saja, kini Bandrek Two Aa bahkan sudah membuka cabang keduanya di daerah Ciumbuleuit, berdekatan dengan kampus Universitas Parahyangan.

Minuman asli tradisional Bandrek Two Aa pun berani dengan menghadirkan inovasi baru. Rasa bandrek yang dijual oleh emang-emang yang jualan berkeliling, ya gitu-gitu aja. Tapi Bandrek Two Aa berani tampil dengan rasa kekinian, dengan menghadirkan varian rasa cokelat, oreo, thai tea, dan green tea.

“Hasilnya jadi makin banyak anak-anak muda yang suka bandrek dan bajigur. Kalau dulu kan dipandangnya minuman seperti ini minuman untuk orang kolot."

-- Ilma Aulia

Seakan semakin mengambil hati penggemar minuman tradisional, Bandrek Two Aa juga tampil dengan kemasan yang berbeda, yakni dengan membungkus minumannya dengan wadah ala-ala coffee shop. Alasannya sendiri tak lain dari….mengikuti zaman. Zaman ketika anak-anak muda sekarang lebih senang meng-capture foto makanan dan minumanya dahulu sebelum dimakan. “Kami ingin Bandrek Two Aa ini jadi minuman tradisional yang instagramable,” ujarnya.

Walaupun tampil dengan varian yang kekinian, tapi Bandrek Two Aa tetap mengusung citarasa asli dari leluhur. Sampai sekarang Bandrek Two Aa masih setia menggunakan resep bandrek asli dari Kakek Hasyim, yang menggunakan banyak rempah rahasia. Selain itu, bandrek dan bajigur di sini juga menggunakan gula aren asli dan santan yang berkualitas.

Tak heran, kini minuman yang dulunya untuk orang kolot ini malah sudah kesohor sampai kota-kota lain seperti Jakarta, Lampung, dan beberapa kota di Pulau Jawa. Pesanan dari aplikasi antar makanan di ojek online pun semakin meningkat.

Untuk pendamping minumannya, kita bisa memesan ketan serundeng atau ketan susu. Masih belum puas? Cobalah ketan durian yang rasanya pasti bikin nagih! Tersedia juga roti bakar, sosis bakar, dan mie sebagai teman cemilan si bandrek dan bajigur.

Ssssst..... selain menggunakan rempah rahasia, Ilma memberi bocoran apa yang membuat bandrek dan bajigur Two Aa menjadi nikmat, yaitu dibikin dengan penuh cinta dan kehangatan oleh Aa-aa yang meraciknya.

Jadi untuk para ‘jones’ (jomblo ngenes), sudah siap dihangatkan oleh Bandrek Two Aa?

Editor: Asri Wuni Wulandari

Middle banner pos
Artikel Terkait