Ibu Menangis, Anaknya Jadi Korban dalam Kebakaran Gudang di Ciroyom

  Sabtu, 25 November 2017   Ananda Muhammad Firdaus
Petugas masih mengatasi puing-puing sisa kebakaran gudang mebel di Ciroyom, Bandung, Sabtu (25/11). (AyoBandung/Ananda Firdaus)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Tangisan Linda tak terbendung usai  melihat anaknya tergeletak tak berupa karena terpanggang hangus dalam insiden kebakaran yang terjadi pada sebuah gudang mebel di sekitar Jalan Industri Barat, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo Bandung pada Sabtu (25/11/2017) dini hari tadi.

Anaknya, Felix Suwandi (27), diduga tengah menginap di dalam gudang malam itu. Subuh hari sekitar pukul 04.15 WIB (25/11/2017), bangunan mulai terbakar. Saat api membesar, Felix diduga tidak berhasil menyelamatkan diri, sehingga dilalap termakan api

"Emang dia (Felix) diem di situ, menjaga di sana, kan, bapak dan adiknya keluar kota, yang ngurusin gudangnya dia," ungkap kakak sepupu korban, Martin (38) ditemui di lokasi. 

Diceritakan, gudang tersebut awalnya merupakan pabrik kecap sekitar tahun 1950-an. Lalu, pada tahun 1972 pabrik dibeli keluarga Anton (60) – yang kini memiliki gudang -- dan difungsikan sebagai gudang mebel yang dikelola Anton bersama saudaranya.

Pasca-evakuasi oleh petugas Diskar PB Kota Bandung dibantu oleh pihak lainnya sekitar pukul 10.15 WIB tadi, jenasah Felix tampak hangus.

Saat ini, petugas kepolisian dari Polrestabes Bandung pun masih menyelidiki sebab terjadinya kebakaran berikut olah TKP untuk memastikan tidak adanya korban lain saat kebakaran.

"Kita disini masih lalukan olah TKP," jawab singkat Kapolsek Cicendo Kompol Edy saat ditemui.

Sementara, dari pantauan AyoBandung sampai pukul 10.30 WIB tadi, petugas Diskar PB Kota Bandung masih melakukan pendinginan di sejumlah titik bangunan. Namun api dipastikan tidak merembet ke bangunan warga.

Selain itu, tampak terlihat bahwa bangunan hancur parah akibat nyala api yang besar. Sampai sekarang, menurut perkiraan keluarga kerugian mencapai Rp 2 miliar.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar