Alam Bawah Sadar Pemuja Tato di Thailand

  Minggu, 12 Maret 2017   Asri Wuni Wulandari
Seorang pemuja tato meniru laku seekor binatang yang ada di dalam tatonya dalam Festival Tato di Wat Bang Phra, Bangkok, Thailand. (REUTERS/Jorge Silva)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Mendadak saja salah satu kuil di Thailand dipenuhi oleh kerumunan masa yang berkumpul pada Sabtu (11/3) kemarin. Rupa-rupa laku mereka. Melalui alam bawah sadarnya, laku mereka meniru binatang-binatang yang tergambar dalam tato mereka.

Ada yang meringkuk seperti harimau hendak mencakar, menjadi buaya, atau bahkan beberapa berubah menjadi Hanuman, sang Dewa Kera.

Festival tato tahunan di Wat Bang Phra, Bangkok, menarik ribuat jemaat setiap tahunnya. Mereka datang untuk mengisi menambah kekuatan sakral dari tato Sak Yant.

Tato Sak Yank adalah tato yang dilukis oleh para biksu Budha. Menggunakan tongkat bamboo yang diasah atau jarum logam panjang. Jenis lukis tato seperti ini, di Indonesia, kita mengenalnya dengan sebutan rajah yang menjadi budaya masyarakat Suku Dayak.

Tato Sak Yant awalnya diukir khusus untuk para prajurit yang membutuhkan perlindungan dalam pertempuran. Sak Yant, oleh masyarakat Thailand, dipercaya juga dapat membawa keberuntungan dan memberikan kekuatan.

Namun setiap tahunnya, kekuatan magis yang ada dalam tato mereka harus dipulihkan melalui sebuah festival. Di mana ribuan umat memberikan penghormatannya kepada ahli tato Sak Yant yang ada di kuil.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar