Soal Miras Sitaan Satpol PP, Bupati Bandung: Harus Dimusnahkan

  Selasa, 07 Februari 2017   Andres Fatubun
Bupati Bandung, Dadang M. Naser. Twitter

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bamdung, Dadang M. Naser angkat bicara soal putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung yang memerintahkan ribuan minuman keras sitaan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung dikembalikan.

Dalam amar putusan PN Bale Bandung Nomor 03/Pid.C/2017/PN.Blb., ditetapkan sejumlah besar miras dari total 1102 miras yang disita dari rumah pemilik, Trisnowati (61) di Desa Ciwidey, Selasa (31/1/2017) lalu tak bisa dimusnahkan. Hanya 13 botol miras merk Wishkey yang dapat dimusnahkan.

"Saya akan menindak tegas siapa saja yang mengedarkan miras di Kabupaten Bandung. Semua jajaran aparat dan warga masyarakat harus bersatu memberantas peredaran miras," kata Dadang, Selasa (7/2).

Terkait putusan PN Bale Bandung, Bupati menolak dikembalikannya sejumlah miras yang dinilai berizin. Dadang bersikukuh seluruh miras sitaan mesti dimusnahkan.

“Tak ada tawar-menawar untuk beredarnya miras di Kabupaten Bandung. Miras yang telah disita, harus dimusnahkan seluruhnya,” tegas Dadang.

Bupati mengaku tak pernah mengeluarkan surat izin memperjual-belikan miras kepada Trisnowati. Dikatakan Dadang, surat izin yang ia keluarkan hanya dimaksudkan untuk izin toko obat dan kelontong.

Ia melanjutkan, Trisnowati disebut melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Bandung nomor 9 tahun 2010 tentang Pelarangan Peredaran dan Penggunaan Minuman Beralkohol, dengan menjual miras tak berizin golongan A, B, dan C.

Temuan Satpol PP di lapangan, Trisnowati menjual miras golongan A, B, dan C, dengan kadar alkohol bervariasi, hingga lebih dari 40%.

Sementara dalam berkas amar putusan terungkap, Trisnowati mengantongi Surat Keterangan Menteri Perdagangan yang berlaku pada 2014-2017. Surat tersebut berisi keterangan pedagang hanya memeperjual-belikan miras Golongan A, dengan kadar alkohol 0,5-20%. 

Hakim tunggal persidangan, Itong Isnaeni Hidayat, memutuskan Trisnowati terbukti melanggar ketentuan Pasal 2 Perda Kabupaten Bandung Nomor 9 Tahun 2010. Dalam pertimbangannya, Hakim menyebut, lantran terdapat Surat Keterangan dari Unit Pelayanan Kementerian Perdagangan RI, maka hukuman yang layak bagi Trisnowati ialah pidana percobaan selama dua bulan. Sementara sebagian besar miras yang disita Satpol PP diperintahkan untuk dikembalikan. (Hengky Sulaksono)

  Tag Terkait

   Berbagi Artikel

   Komentar

Komentar