Pernak Pernik Imlek di Cibadak Laris Bahkan Jadi Buruan Warga

  Senin, 08 Februari 2016   Yatti Chahyati
PERNIK :Lampion menjadi salah satu pernik Imlek yang karis tahun ini bahkan jadi buruan warga yang akan merayakan Imlek. (Danny/AyoBandung.com)

BANDUNG, AYOBANDUNG.com - Tak updol jika imlek tak ada pernak-pernik, dari mulai uang-uangan koin emas, gambar kucing, lampion dan tentunya ungpaw yang ditempel di bunga sakura selalu menjadi buruan di saat Imlek tiba.

Begitupun di kawasan Bandung, yang khusus menjual pernak-pernik Imlek sejak zaman dulu yakni kawasan Cibadak.

Di kawasan ini, para pedagang pernak pernik Imlek mengaku meraup untung bahkan kehabisan stok untuk beberapa jenis produk khas Tiongkok itu.

"Permintaan produk pernak pernik untuk kebutuhan Imlek meningkat, bahkan melampaui tahun lalu," kata Budi, salah seorang pedagang pernak pernik imlek di Jalan Cibadak Kota Bandung.

Ia mengaku sempat khawatir dagangannya tidak laku karena kondisi perekonomian yang masih belum pulih, namun ternyata kenyataanya di luar dugaan bahkan membuatnya harus menambah order kepada pemasoknya.

"Paling laris tahun ini lampion, saya sampai dua kali menambah stok. Semuanya habis," katanya.

Tingginya perminaan pernak-pernik Imlek itu, meningkatkan omzet penjualan cukup signifikan. Ia mengaku rata-rata dalam sepekan ini mendapat omset yang cukup signifikan. Harga jual lampion sekitar Rp85-150 ribu per unit. Bahkan ada pula harga lampion yang mencapai Rp600 ribu per unit.

"Produk lainnya, harganya variatif. Seperti, bunga sakura, sekitar Rp250 ribu hingga Rp500 ribu, amplop angpao isi 4-6 helai sekitar Rp6.000 hingga Rp12.000 dan gantungan petasan sejumlah Rp30.000 hingga Rp75.000.(*)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar